DBD di Provinsi Riau Meningkat, Waspada Peningkatan Kasus Bulan November 2022 dan Januari 2023

Kholid Hidayat
.
Sabtu, 17 September 2022 | 10:34 WIB
Waspada, kasus DBD di Provinsi Riau mengalami peningkatan (Foto: DOK.iNews.id )

DUMAI, iNewsDumai.id - Dinas Kesehatan Provinsi Riau melaporkan adanya peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD). Peningkatan tersebut terjadi dalam rentan waktu Januari hingga Agustus 2022 jika dibandingkan tahun 2021. 

Kenaikan kasus DBD di Provinsi Riau dapat dilihat dari jumlah pasien setiap bulannya 2022. Jumlah kasus meningkat cukup tajam mulai dari Januari hingga Agustus 2022 dan diperkirakan akan memuncak pada bulan November 2022 dan bulan Januari 2023. 

"Terdapat kenaikan jumlah pasien DBD pada setiap bulan, dari Januari sampai Agustus 2022 jika dibandingkan dengan tahun 2021," Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin dilansir dari mediacenter.riau.go.id.

Pasien DBD mengalami peningkatan jika dilihat dari data yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Secara perbandingan, pada tahun 2021, jumlah kasus DBD di Provinsi Riau hanya mencapai 74 kasus. 

Ridwan menjelaskan data pasien DBD pada Bulan Januari 2022 terdapat 263 kasus, sedangkan di tahun 2021 pada Bulan Januari hanya 65 kasus. Selanjutnya, perbandingan pada Bulan Februari, pada tahun 2022 terdapat 184 kasus, sementara di tahun 2021 hanya 61 kasus. 

Pada bulan Maret 2022, terdapat 134 kasus di Riau, sedangkan tahun 2021 hanya 74 kasus. Peningkatan juga terjadi pada bulan April 2022 di mana terdapat 148 sedangkan tahun 2021 sebelumnya hanya 91 kasus. 

Kemudian, perbandingan pada Bulan Mei 2022 terdapat 103 kasus, sedangkan tahun lalu 68 kasus. Selanjutnya, pada Bulan Juni tahun ini terdapat 189 kasus, sedangkan tahun lalu 79.

Bulan Juli 2022 tahun ini menjadi kasus  dengan angka tertinggi sejauh ini di mana terdapat 268 kasus. Pada Agustus tahun ini terdapat 64 kasus sedangkan tahun lalu pada Agustus terdapat 42 kasus," ucapnya dilansir dari media center.riau.go.id. 

Peningkatan kasus DBD di Provinsi Riau mencapai rata-rata 75% di setiap kabupaten/kota. Kendati demikian, kondisi tersebut masih berada di bawah  garis maksimal kasus DBD di Provinsi Riau. 

Untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus DBD kembali, Ridwan meminta masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih, mengonsumsi makanan sehat, dan hidup sehat. Hal tersebut bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk terhindar dari penyebaran kasus DBD kedepannya. 

Editor : Kholid Hidayat
Bagikan Artikel Ini