get app
inews
Aa Text
Read Next : Polsek Dumai Timur Adakan Jumat Berbagi Dengan Menyerahkan Sembako Kepada Masyarakat

Polsek Dumai Barat Gelar Focus Group Discussion Bersama Masyarakat Sekitar

Selasa, 15 Oktober 2024 | 13:52 WIB
header img

DUMAI - Polsek Dumai Barat menggelar kegiatan Cooling System Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Jalan Daeng Taugek, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Senin, (11/11).

Acara ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024 yang diadakan oleh Polres Dumai dalam rangka menjaga situasi kondusif jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. 

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Panit Lantas Polsek Dumai Barat Iptu Doni Binsar yang mewakili Kapolres Dumai, Aipda Richi Tarigan dan Aipda Hendra S selaku Bhabinkamtibmas, serta masyarakat Kelurahan Bagan Keladi.

Dalam sambutannya, IPTU Doni Binsar menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Pemilu Kada Damai 2024. 

“Kami berharap masyarakat turut aktif berperan serta untuk menciptakan suasana pemilu yang damai dan sejuk. Tanggal 27 November 2024 nanti adalah momen penting bagi kita semua, dan kami mengajak seluruh warga untuk menggunakan hak pilih dengan bijak, karena Golput bukanlah solusi,” ucap Iptu Doni Binsar. 

Ia menekankan bahwa setiap suara memiliki peran penting dalam membentuk pemerintahan yang lebih baik.

Selain itu, Iptu Doni juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menghadapi isu-isu yang berpotensi meresahkan. 

“Kami mengingatkan kepada seluruh warga Dumai Barat untuk bijak dalam bersosial media, agar tidak mudah terpancing oleh berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, dan isu SARA yang dapat memecah belah persatuan,” tambahnya. 

Menurutnya, ketenangan dan persatuan masyarakat adalah kunci utama menuju pilkada yang aman dan damai.

Dalam kesempatan tersebut, Iptu Doni juga mengingatkan tentang bahaya politik uang yang masih menjadi ancaman pada setiap pesta demokrasi. Ia mengimbau masyarakat untuk menolak segala bentuk politik uang yang kerap terjadi dalam masa kampanye. 

“Praktik politik uang itu sangat merugikan dan hanya memperburuk kualitas demokrasi. Kami berharap warga dapat menolak segala bentuk ajakan untuk melakukan politik uang,” jelasnya. 

Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap praktik-praktik yang merugikan ini menjadi langkah penting dalam memajukan kualitas demokrasi.

Lebih lanjut, Iptu Doni juga menyinggung peran penting para tokoh masyarakat dan aparat dalam menjaga kestabilan wilayah selama masa pilkada. 

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari para tokoh masyarakat serta aparat terkait untuk membantu menjaga situasi agar tetap kondusif di wilayah masing-masing. Peran Bhabinkamtibmas sangat vital di sini sebagai jembatan antara kepolisian dan masyarakat,” katanya.

Iptu Doni mengakui bahwa menjelang pilkada, masyarakat rentan terhadap berbagai informasi yang bersifat provokatif, sehingga perlu adanya kesadaran kolektif untuk menyaring informasi. 

“Masyarakat harus lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang disebarkan di media sosial. Tidak semua yang kita baca itu benar, dan ada baiknya selalu memverifikasi setiap informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Editor : Ari Susanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut