get app
inews
Aa Text
Read Next : Polsubsektor Dumai Selatan Adakan Cooling System dan FGD, Sampaikan Peran Masyarakat Dalam Pilkada

Bangun Kesadaran Bersama Terkait Kamtibmas, Polsek Dumai Barat Adakan Cooling System Berupa FGD

Jum'at, 04 Oktober 2024 | 16:01 WIB
header img

DUMAI - Polsek Dumai Barat mengadakan kegiatan Cooling System berupa Focus Group Discussion (FGD) pada Sabtu (2/11/2024) di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan STDI, Kecamatan Dumai Barat.

Giat yang digelar di tengah lingkungan kerja karyawan Dealer Honda dan Yamaha ini bertujuan untuk membangun kesadaran bersama terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam menghadapi tahapan Pilkada serentak tahun 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024 yang digelar Polres Dumai.

Kanit Samapta Polsek Dumai Barat, Akp Gustiannery, yang hadir mewakili Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton, menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga suasana kondusif selama Pilkada.

"Kami berharap seluruh warga, termasuk para karyawan di dealer ini, bisa berperan aktif dalam menciptakan Pemilu yang damai. Partisipasi setiap individu sangat dibutuhkan untuk memastikan jalannya pemilu yang tertib dan aman," ujar Akp Gustiannery.

Akp Gustiannery juga menekankan bahwa menggunakan hak pilih adalah wujud nyata dari partisipasi demokrasi yang bertanggung jawab. Menurutnya, memilih adalah hak sekaligus kewajiban yang tidak boleh diabaikan.

“Saya mengajak semua warga untuk datang ke TPS pada 27 November nanti. Jangan sampai golput karena golput bukanlah solusi. Pemilihan ini menentukan masa depan daerah kita,” jelasnya di depan para karyawan dealer.

Ia juga mengingatkan tentang bahaya informasi palsu atau hoax yang kerap menyebar menjelang pemilu, yang dapat memecah belah masyarakat. Akp Gustiannery menghimbau agar masyarakat, khususnya para karyawan, lebih berhati-hati dalam menyaring informasi di media sosial.

"Kami minta warga untuk tidak mudah percaya dengan isu yang tidak jelas sumbernya. Hoax, ujaran kebencian, dan isu SARA bisa merusak persatuan. Bijaklah dalam menggunakan media sosial," katanya.

Tak hanya itu, Akp Gustiannery juga mengingatkan agar masyarakat tegas menolak segala bentuk politik uang (money politics) yang mencederai prinsip demokrasi. Ia menekankan bahwa pemilihan harus dilakukan dengan hati nurani, tanpa pengaruh iming-iming uang.

“Politik uang tidak hanya merusak demokrasi, tapi juga melanggar hukum. Pilihan kita harus bebas dari pengaruh materi. Jangan tergoda dengan tawaran yang merusak proses pemilihan ini,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh karyawan untuk menjadi duta kamtibmas di lingkungan mereka masing-masing. Akp Gustiannery berharap agar imbauan ini dapat diteruskan kepada keluarga, teman, dan masyarakat di sekitar mereka.

“Kami harap bapak dan ibu sekalian dapat menyampaikan pesan ini kepada lingkungan sekitar. Setiap orang punya peran penting dalam menjaga suasana kondusif, terutama di masa Pilkada,” tambahnya.

Editor : Ari Susanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut